deteksi dini hiv aids
deteksi dini hiv aids

Mendeteksi dini HIV AIDS – Untuk mendeteksi infeksi virus mematikan ini sangat sulit terlihat ketika masih tahap awal infeksi karena mirip dengan flu dan panas dalam sehingga kita sering salah sangka dan hanya menganggap sebagai penyakit biasa yang dapat disembuhkan dengan minum obat dari apotik saja.

HIV merupakan kependekan dari “Human Immunodeficiency Virus” yang berarti virus perusak sistem kekebalan tubuh yang dapat menjadi penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) yang merupakan suatu sindroma hilangnya kekebalan tubuh akibat infeksi virus HIV. Sampai saat ini belum ditemukan obat secara paten untuk menyembuhkan infeksi HIV AIDS secara total. Untuk itu sangat penting untuk dilakukan pendeteksian hiv aids sejak dini.

Ketika seseorang terinfeksi maka dapat timbul tanda dan gejala yang dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:

  1. Tanda Awal
  • Berat badan menurun.
  • Terjadi sariawan pada alat kelamin dan mulut.
  • Sistem pencernaan terganggu.
  • Membengkaknya kelenjar getah bening pada leher, belakang telinga, ketiak dan pangkal paha.
  • Muncul gejala mirip TBC dengan batuk disertai demam dan berkeringat pada malam hari.
  1. Tanda Lanjutan
  • Indikasi TBC.
  • Paru Paru Basah / Pneumonia.
  • Tubuh tidak bertenaga dan lemah.
  • Muncul ruam kulit.
  • Timbul lebam berwarna biru pada siku / kaki.
  • Berat badan menurun secara drastis.
  • Sulit konsentrasi dan menurunnya kesadaran.

Tips Untuk Mendeteksi HIV Secara Dini dan Akurat

Orang yang terkena infeksi HIV tidak dapat diketahui dengan hanya melihat secara fisik sebab kebanyakan penderita HIV ini terlihat seperti orang sehat umumnya. Jadi langkah yang paling tepat adalah dengan melakukan tes darah yang bertujuan untuk mendeteksi apakah ditemukan antibodi HIV di dalam darah yang dihasilkan tubuh sebagai reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap virus HIV.

Jika anda merasa memiliki kemungkinan terinfeksi HIV, berikut beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mendeteksi apakah anda terinfeksi HIV:

  • Konsultasikan keluhan anda dengan dokter spesialis yang berpengalaman.
  • Pahami mengenai penyakit HIV AIDS, faktor resiko yang dimiliki, cara penularan infeksi HIV AIDS, intropeksi diri, dan langkah mencegahnya.
  • Jaga kerahasiaan identitas anda saat melakukan pemeriksaan.
  • Tes HIV dapat dilakukan di rumah sakit atau laboratorium kesehatan yang melayani tes HIV sesuai rujukan dari dokter dan mencoba lebih dari satu tempat tes saja untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan akurat.

Langkah Penghindaran HIV AIDS

Untuk lebih mudah mengingatnya, sebaiknya anda dapat melakukan langkah “ABC” di bawah ini”

  1. Abstain terhadap seks, dengan tidak melakukan seks merupakan cara yang paling aman, khususnya bagi para pelajar dan bagi yang belum menikah.
  2. Be Faithful artinya selalu setia berhubungan dengan pada pasangan yang sudah menikah atau kata lain tidak melakukan seks bebas.
  3. Condom, yaitu dengan menggunakan kondom ketika berhubungan badan untuk mencegah penyakit seksual tidak hanya HIV, namun kondom juga tidak menjamin 100% untuk anda terhindar dari HIV saat berhubungan badan dilakukan tapi setidaknya dapat menurunkan persentasenya.

Bagi penderita HIV AIDS akibat penyalahgunaan obat obatan harus segera menggunakan jarum suntik bekas dan mengikuti program rehabilitasi.

Apakah ada obat untuk penyakit HIV AIDS?

Ya, pertanyaan ini seringkali kita dengan berujung dengan jawaban “belum” untuk menyembuhkan secara total. Saat ini ada obat untuk HIV AIDS namun hanya untuk mengendalikan dan menjaga daya tahan tubuh penderita HIV dengan tujuan memperlambat infeksi virus dan memperpanjang harapan hidup penderitanya dan harus dikonsumsi seumur hidup yaitu obat ARV (Anti Retro Viral) berikut penjelasannya:

  • Obat ARV (Anti Retro Viral) dapat mengendalikan pertumbuhan jumlah HIV dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk memperpanjang usia hidup penderita HIV.
  • Obat ARV tidak dapat menyembuhkan penyakit HIV secara seseluruhan karena obat ini tidak dapat menghilangkan HIV dalam tubuh.
  • Penderita HIV yang mengkonsumsi obat ARV harus secara teratur atau terjadwal pada jam tertentu, setiap hari dan seumur hidup.

Baca artikel terkait seputar obat hiv herbal yang ampuh

Penyakit hiv aids memang penyakit yang tidak dapat disembuhkan pasalnya hingga saat ini belum ada obatan medis yang pasti menyembuhkannya. Untuk itu yang dapat kita lakukan adalah mencegahnya dengan melakukan deteksi dini hiv aids. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Sumber : https://www.aids.gov

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *